Melihat Manfaat Ekonomi Kreatif bagi Kesuksesan Bisnis Unik

Ada yang sudah tahu tentang manfaat dari ekonomi kreatif ? … jadi manfaat atas ekonomi kreatif ini telah terbentuk langsung dari sebuah keinovasian dan kreativitas yang nyata. Jadi pada intinya, semua telah terletak langsung pada Industri kreatif yakni industri yang seketika digerakan oleh para Inovator dan Creator. 

Manfaat dari ekonomi kreatif ini sudah dirasakan oleh negara Indonesia pada saat ini karena memang, negara Indonesia sudah masuk sebagai salah satu negara yang memiliki nilai kreatifitas tinggi. Nah manfaat dari ekonomi kreatif di Indonesia ini mayoritasnya bisa berpengaruh terhadap sebuah pertumbuhan ekonomi Indonesia di dalam Industri seni ekonomi kreatif seperti seni, lalu musik, fashion sampai dengan periklanan. 

Sistem ekonomi di dalam pertumbuhan dari ekonomi kreatif juga sudah sangat diperlukan agar nantinya, bisa tercapai sebuah kemakmuran dan juga kesejahteraan. Mengingat lebih dulu krisis moneter yang telah melanda Indonesia, dollar yang melambung begitu tinggi hingga membuat tak sedikitnya perusahaan yang gulung tikar. Sampai dengan saat ini bisa dikatakan bahwa negara ini sedang mengalami sebuah kekacauan sistem ekonominya. Namun disini pemerintah pastinya akan banyak belajar dan banyak memperbaikinya dengan langsung menerapkan kebijakan moneter dengan menyediakan berbagai macam instrumen kebijakan moneter sebagai tujuan dalam menjaga stabilitas nilai ekonomi itu sendiri. 

 

Pengertian Ekonomi Kreatif Secara Garis Besar dari Para Ahli 

1.1 Menurut Paul Romer tahun 1993 – jadi, Ide ini merupakan sebuah barang ekonomi yang begitu penting, bahkan jauh lebih penting dari objek yang sudah ditekankan dari kebanyakan model-model ekonomi. Di dunia dengan adanya sebuah keterbatasan fisik ini, ada saja penemuan dari ide-ide besar bersamaan dengan penemuan jutaan ide-ide kecil yang pada akhirnya bisa membuat ekonomi ini tetap tumbuh. Ide memang masuk sebagai instruksi yang akan membuat kita untuk mengkombinasikan sumber daya fisik yang mana penyusunannya terbatas menjadi jauh lebih bernilai. 

Romer sendiri berpendapat bahwa suatu negara miskin dikarenakan, masyarakatnya tidak benar-benar memiliki akses pada ide yang digunakan dalam perindustrian nasional untuk mampu menghasilkan nilai ekonomi. 

 

2.2 Menurut Alvin Toffler tahun 1980 – yang mana dalam teorinya tersebut, sudah melakukan pembagian dari gelombang peradaban ekonomi ke dalam 3 gelombang. Nah di gelombang pertama masuk sebagai gelombang ekonomi pertanian. Lalu untuk gelombang kedua, masuk ke dalam gelombang ekonomi industri. 

Dan yang ketika, gelombang ekonomi informasi. Kemudian nantinya bisa diprediksikan pada gelombang keempat yang mana menjadi gelombang ekonomi kreatif dengan berorientasi langsung pada sebuah ide dan gagasan kreatifnya. 

Nah dari kutipan diatas ini, maka bisa ditarik sebuah kesimpulan dari adanya “ tindakan ekonomi pada perkembangan industri yang semakin berkembang dan bisa menguntungkan, maka disini pebisnis mampu melakukan pengambilan keputusan jauh lebih bijak berlandaskan pada pilihan terbaik dan perkiraan yang jauh lebih menguntungkan lagi. Namun sebelum bisa benar-benar melakukan sebuah tindakan ekonomi ini, maka kalian seharusnya untuk bisa menomor satukan sebuah prinsip dari ekonomi karena memang itu adalah landasan utama dalam sebuah kegiatan ekonominya. 

 

3 Contoh Pasti dari Ekonomi Kreatif 

Dengan kalian menggunakan tambahan dari konsep ekonomi kreatif ini, tidak sedikit dari usaha maupun bisnis yang pada akhirnya mampu dijalankan. Selain daripada itu, sistem ekonomi terpusat sangat amat penting untuk bisa dijalankan. Berikut ini kami berikan 3 contoh pasti dari ekonomi kreatif yang bisa dilakukan seperti : 

  1. Desain = dimana ini masuk sebagai ekonomi kreatif yang bisa kalian jalankan. Dalam sebuah desain, harus membutuhkan sumber daya manusia yang kreatif pada bidang ini. Bisa dimulai dari desain pada sebuah interior, lalu desain grafisnya, sampai dengan desain dari produk dan lain sebagainya. 
  2. Fashion = untuk dunia Fashion yang pastinya sangat amat membutuhkan seseorang yang handal dalam menciptakan ide-ide unik serta kreatif untuk membuat busana. Kreatifitasnya bisa dimulai dari cara membuat busana, lalu bisa merancang aksesoris yang pantas saja digunakan dalam busana tersebut. Dengan adanya hal ini, maka para perancang busana dituntut harus jauh lebih kreatif dan inovatif dengan ide yang unik daripada yang lainnya. 
  3. Periklanan = pembuatan iklan ini tidak mudah seperti apa yang ada di pikiran kalian lho ! sebab, dunia periklanan jelas sekali membutuhkan ide-ide kreatif bahkan sampai dengan menggunakan strategi pemasaran yang tepat. Agar kiranya iklan yang dibuat jauh lebih menarik perhatian dari konsumennya. 

 

Sub Sektor pada Ekonomi Kreatif 

Dari salah satu situs yang kami temui yakni harmony.co.id, dimana diambil langsung juga pada bekraf.go.id  adanya beberapa sub sektor dalam dunia industri kreatif seperti halnya : 

1.1 Arsitektur 

Dilihat dari segi kebudayaan dan pembangunan arsitektur ini menjadi salah satu subsektor ekonomi kreatif. Untuk sisi budaya, maka arsitektur ini bisa menunjukan karakter budaya bangsa Indonesia yang sangat beraneka ragam. Sedangkan dari sisi pembangunan, jelas sudah jika Arsitektur ini memiliki peran dalam perancangan atas pembangunan sebuah kota. 

Menurut situs yang sudah kami sebutkan diatas ini, sektor tersebut mengalami sebuah kendala dari sisi jumlah arsitek yang ada. Dimana untuk saat ini jumlah arsitek yang berada di Indonesia sudah mencapai 15.000 orang, tak benar-benar sebanding dengan populasi dari penduduk Indonesia yang telah mencapai 250 juta orang. 

 

2.2 Aplikasi serta Pengembangan Permainan 

Dari bertambahnya sebuah penetrasi atas Smartphone di Indonesia, Industri pengembangan pada aplikasi dan juga permainan di tanah air ini semakin meningkat saja. Beberapa pengembang aplikasi dan game baru telah muncul. Namun dilain sisi, subsektor ini masih saja mengalami beberapa kendalanya seperti : memiliki sedikit minat investor pada sektor tersebut yang mana belum memiliki sebuah kebijakan proteksi yang memihak pada kepentingan developer domestiknya. 

 

3.3 Sektor Fashion 

Menjadi sebuah sektor dalam industri kreatif yang berjalan begitu dinamis. Berbagai macam trend fashion sudah bermunculan setiap tahunnya karena memang adanya sebuah inovasi dan produktivitas desainernya. Untuk saat ini, seiring dari perkembangan zaman, maka Fashion selalu saja menunjukkan peningkatan daya saing yang cukup signifikan di tingkat globalnya. Menurut data dari Kementerian perindustrian tahun 2016 silam, mencatat nilai ekspor dari industri Fesyen tanah air mencapai nilai US$ 11,7 Miliar. 

 

Ciri-Ciri dari Ekonomi Kreatif 

Pada era digital ini, di dunia bisnis para pebisnis sudah dituntut untuk bisa lebih mengembangkan bisnisnya lebih kreatif yang mana perlu sesuatu yang berbeda dari biasanya. Kira-kira seperti inilah ciri dari ekonomi kreatif yang bisa kalian ketahui : 

  1. Memiliki beberapa unsur utama layaknya = Kreativitas – Keahlian hingga Talenta yang mana memiliki nilai jual dengan melalui penawaran kreasi intelektual. 
  2. Produk yang dihasilkan berupa barang dan jasa dengan memiliki siklus hidup yang singkat, margin tinggi, lalu beraneka ragam, persaingan yang tinggi dan bisa ditiru. 
  3. Terdiri langsung atas sebuah penyediaan produk kreatif langsung pada sebuah pelanggan dan pendukung penciptaan nilai kreatif di sektor lainnya yang mana secara tidak langsung berhubungan dengan pelanggan. 
  4. Harus benar-benar membutuhkan kerjasama yang baik diantara berbagai macam pihak yang berperan langsung dalam industri kreatif layaknya kaum intelektual, dunia usaha dan juga pemerintah. 
  5. Creative economy akan berlandaskan pada ide maupun gagasan pokok.
  6. Konsep dari Economy Creative sendiri sudah dibangun dengan sifat yang relatif. 
  7. Pengembangan adanya industri kreatif ini tidak akan terbatas dan bisa saja diterapkan pada berbagai macam bidang usaha yang ada.